Meet the Guru

Anak Bijak Online tanggung jawab Parent atau Sekolah?

Beberapa waktu lalu saya bertanya dengan anak saya, sebab sudah hampir tengah malam ponselnya masih saja menerima pesan-pesan setelah jam tidur? (Saya ingat waktu masih muda dulu, sehabis dunia dalam berita, kita semua pasti harus tidur dan tidak mungkin bisa berinteraksi dengan media eletronik.)

Ya begitulah , anak-anak jaman sekarang memiliki akses 24 jam sehari dengan ponsel di tangan mereka, kecuali kalo orang tua membuat suatu aturan penggunaan ponsel dalam rumah.

Anak saya menjawab pesan itu umumnya dari temannya si M. Lalu saya bertanya lebih lanjut mengapa dia kerap memberi pesan malam-malam? Jawabnya: "soalnya ponselnya dibawa tidur juga". Inilah satu contoh susahnya parenting dalam era dunia cyber. Bila suatu keluarga memiliki aturan tentunya keluarga yang lain belum tentu. Anak bermain komputer di rumah kita mungkin aman, tapi di rumah teman bisa lain segi keamanannya. Tentunya parent harus bisa jeli dan tegas supaya apa yang kita terapkan pada keluarga dapat benar berlaku bagi anak kita.

Survey pada sekelompok orang tua di Australia beberapa waktu lalu, menyimpulkan hampir 30% orang tua tidak pernah membuat aturan-aturan ketika mereka membeli ponsel/gadget bagi anak-anak. Sehingga tentunya akan ada anak-anak yang belajar dunia cyber sendiri, menjelajah Internet dengan instink mereka masing-masing.

Mungkin ada yang bertanya: Jadi apakah itu tanggung jawab orang tua saja, bagaimana bila orang tua GAPTEK? Lalu untuk apa kita membiayai sekolah anak-anak?

Tentunya sekolah-sekolah jaman sekarang pun memiliki pertanyaan yang sama. Sebab banyak anak-anak di sekolah menggunakan ponsel/gadget mereka sesuai dengan kebiasaan mereka dirumah. Para guru sudah memberi batas-batasan di sekolah tapi tetap saja pengaruh kebiasan dirumah terbawa dalam penggunaannya pada komputer sekolah.

Artikel ini tidak membahas apa yang menjadi tanggung jawab parent dan apa yang menjadi tanggung jawab sekolah. Yang perlu disadari adalah semua pihak memiliki peran masing-masing dalam mengajar bijak online pada anak-anak. Masing-masing sekolah pun berbeda, tergantung dari kemajuan dan kemampuannya.

Oleh karena itu perlu kiranya parent untuk memulai suatu percakapan dengan guru-guru sekolah anak, apa yang telah dipelajari tentang cyber safety dalam kurikulum sekolah ? Ini adalah suatu kerjasama terbaik. Sehingga paling tidak parent akan dapat melengkapi atau mendukungnya dengan program cyber safety di rumah.

Memang untuk menjadi parent yang trampil cyber safety tidak terjadi dalam waktu semalam. Ini adalah suatu proses pembelajaran. (Buku Rumah Bijak Online)


Hi, nama saya Immanuel...

Follow Us on Facebook

Featured Posts
Recent Posts
  • YouTube Social  Icon
  • Facebook Black Round
  • Twitter Black Round

© 2019 by Bijak Online

Proudly created with Wix.com

City of Casey, Melbourne, Australia

Email: cybersafetykeluarga@gmail.com

Phone: +61397047483

Skype: Immanuel.Daely